OPINI ; TENTANG PELAYANAN PEMUDA DALAM GEREJA.

  • Whatsapp

Masa depan Pemuda Menjadi Peran Penting Dalam Gereja.

Nabire : Sinarkaidoupitopapua. ;Untuk menjawab hal tesebut, mari kita melihat hasil yang diberi judul Spiritualitas Generasi Muda Kristen

Hasil pelayan gereja sekarang melihatnya perkembangan pelayanan mengatakan bahwa 7 dari 10 generasi muda yang rutin beribadah dalam pelayanan . Rata-rata mereka melayani sebagai pengurus kaum muda, tim pujian dan penyembahan, tim pelayanan musik, penerima tamu, kolektan, dan panitia beberapa acara besar gereja. Persentase perempuan yang melayani di gereja lebih banyak dari pada laki-laki. Jika dilihat pelayanan gereja yang dalam hal partisipasi,

 

Kembali pada pertanyaan utama, apakah keterlibatan dalam pelayanan tersebut mempengaruhi spiritualitas mereka? Mari kita lihat kemungkinannya untuk menyaksikan dan menyaksikan pertumbuhan kerohanian orang lain. Mereka yang terlibat dalam pelayanan lebih mungkin untuk bersaksi tentang Yesus dan mengajak untuk ikut Yesus dibandingkan dengan yang hanya rutin beribadah. Selain itu, mereka juga, lebih mungkin untuk membantu dan membantu pertumbuhan kerohanian orang lain.

 

Keikutsertaan dalam pelayanan juga berdampak positif pada kedisiplinan rohani. Mereka cenderung kali lebih mungkin untuk membaca Alkitab secara rutin.

Berdasarkan hasil tersebut dapat dikatakan bahwa keterlibatan kaum muda dalam pelayanan di gereja berpengaruh sangat signifikan terhadap kehidupan spiritualitas . Oleh karena itu perlu adanya usaha untuk mempertahankan dan meningkatkan persentase keterlibatan pelayana,  hal-hal apa saja yang dapat membuat kaum muda ikut dalam pelayanan di gereja ? Jika cukup, terdapat 2 faktor utama yang secara signifikan dapat membuat kaum muda yang rutin ke gereja untuk ikut dalam pelayanan , yaitu gereja dan orang tua

 

1. Gereja

Gereja adalah pihak yang mempengaruhi remaja untuk ikut tidaknya dalam pelayanan. Kaum muda yang merasa bahwa gereja yang mendorong untuk terlibat dalam pelayanan akan menjaga, kali lebih mungkin untuk terlibat dalam pelayanan. Mereka yang punya mentor juga kali ini lebih mungkin untuk melibatkan diri dalam pelayanan.

Selain didorong secara aktif yang diberikan oleh gereja, ada juga mereka yang tergerak untuk mendapatkan manfaat dari gereja itu sendiri. Mereka yang menemukan teman sejati (komunitas) akan cenderung, kali ini lebih mungkin untuk ikut melayani. Sedangkan mereka yang mendapatkan manfaat dari program-program gereja, baik itu khotbah hari Minggu, Pelajaran Alkitab, seminar, maupun diskusi akan kali lebih mungkin untuk terlibat dalam pelayanan dibandingkan dengan yang tidak mendapat apa-apa.

 

2. Orang Tua

Orang tua sebagai lingkungan dan panutan juga berpengaruh bagi generasi muda untuk aktif dalam pelayanan di gereja. Mereka yang orangtuanya sangat rajin beribadah akan kali ini lebih mungkin untuk terlibat, sedangkan mereka yang aktif aktif dalam pelayanan 1.atau 3 kali lebih mungkin untuk aktif melayani. Selain itu juga mereka yang spiritualitasnya dibimbing dengan baik oleh orangtuanya akan cenderung lebih mungkin untuk ikut pelayanan. Dalam pengawasan tidak dilihat keaktifan dalam pelayanan, sehingga tidak dapat dilihat.

 

Lalu, apa yang gereja dapat lakukan ?

1. Hamba Tuhan perlu mengkomunikasikan visi yang besar dan menantang bagi generasi muda

Hasil lain dalam ini menyatakan bahwa kaum muda masa kini membutuhkan visi yang besar dan menantang. Untuk lebih memahami hal ini, mari kita melihat pada kaum muda adalah generasi yang paling berorientasi pada kesuksesan.

Dengan adanya kecocokan antara apa yang ditawarkan gereja dengan kebutuhan kaum muda, serta hasil berupa peningkatan pertumbuhan kaum muda karena berusaha mewujudkan tujuan besar dalam hidup mereka, maka gereja telah memberikan manfaat yang positif bagi generasi muda. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, jika kaum muda mendapat manfaat dari gereja maka mereka akan lebih mudah untuk ikut dalam pelayanan yang ada di gereja.

 

2. Komunikasi yang rutin dengan media digital 

Media komunikasi sangat penting dalam mengajak kaum muda untuk berpartisipasi dalam pelayanan. Pemilihan media yang tepat serta cara yang sesuai dengan gaya hidup kaum muda akan menciptakan komunikasi yang baik dan efektif antara gereja dan kaum muda.

Salah satu keuntungan dari hidup di masa kini adalah kita dapat berkomunikasi dengan para remaja dan pemuda di mana pun dan kapan pun, tidak hanya menunggu saat bertemu di gereja.  Ini merupakan peluang yang besar bagi gereja untuk membangun komunikasi Gereja dapat memanfaatkan kemajuan teknologi dan perubahan gaya hidup ini untuk menjalin hubungan dengan kaum muda gereja serta mengajak mereka untuk bergabung dalam pelayanan di gereja.

Sudah banyak waktu untuk melakukan penggembalaan pada kaum muda karena dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja jika memanfaatkan segala media.

3. Pembentukan kepanitiaan untuk berbagai program atau pelayanan program

Untuk dapat melibatkan lebih banyak kaum muda dalam pelayanan, maka dibutuhkan wadah kepanitiaan atau kepengurusan yang cukup untuk menampung dan sesuai dengan kapabilitas dan minat dari kaum muda yang ada di gereja. Kepanitiaan dalam berbagai program dapat menarik minat anak muda, karena dalam sebuah acara pasti dibutuhkan berbagai macam bakat seperti kreativitas acara, dekorasi, musik, dan lain sebagainya. Mereka bisa mengaktualisasikan diri mereka dan terutama talenta mereka dalam kepanitiaan tersebut.

Selain itu juga perlu membuka peluang bagi kaum muda untuk melayani di berbagai acara Gereja, agar mereka dapat mengalirkan talenta dan menghargai keberadaan mereka dalam gereja. Penting untuk membuat mereka merasa dihargai dan dibutuhkan dalam pelayanan di gereja. Tentu saja membuat mereka merasa dibutuhkan bukan dalam layanan artian berdasarkan pada generasi muda, tetapi lebih penting daripada mengetahui keberadaan mereka di gereja, sebagai “jemaat .

Tentu saja jika kaum muda sering terlibat dalam pelayanan, semakin banyak teman dan komunikasi dalam gereja yang mereka miliki. Hal ini membuat mereka memiliki komunitas yang baik dan juga mereka aktif melayani di gereja.

Reporter : Ham Nawipa.

 

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *